Tim Pendamping Kecamatan Tebas

Periode 2025 - sekarang

Tim Pendamping Kecamatan Tebas

Periode 2018 - 2022

Tim Pendamping Kecamatan Tebas

Periode 2016 - 2018

Jumat, 05 Juni 2026

Unit Ketahanan Pangan BUMDes Maju Bersama Desa Sejiram Berikan Manfaat Nyata bagi Desa dan Peternak

Tebas - Desa Sejiram kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan desa melalui pengelolaan Unit Ketahanan Pangan yang dijalankan oleh BUMDes Maju Bersama. Program penggemukan dan pemeliharaan sapi yang dilaksanakan sepanjang tahun 2026 ini tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi bagi peternak, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan BUMDes sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi desa.

Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan tiga peternak mitra, yaitu Pak Darni, Pak Pardi, dan Pak Ogah, dengan total pemeliharaan sebanyak 7 ekor sapi. Melalui pola kerja sama yang mengedepankan prinsip transparansi, amanah, dan kebermanfaatan bersama, seluruh proses usaha peternakan dikelola secara profesional untuk menghasilkan keuntungan yang optimal.

Berdasarkan laporan usaha yang dipublikasikan, total modal yang digelontorkan mencapai Rp146.000.000 dengan biaya pakan sebesar Rp11.063.800. Dari hasil penjualan ternak, diperoleh nilai penjualan sebesar Rp205.500.000 sehingga menghasilkan laba usaha sebesar Rp48.436.200.

Keuntungan tersebut kemudian dibagikan sesuai kesepakatan kemitraan, yaitu 30 persen untuk BUMDes dan 70 persen untuk peternak. Dari total laba yang diperoleh, BUMDes Maju Bersama menerima bagian sebesar Rp14.530.860, sedangkan peternak memperoleh bagian sebesar Rp33.905.340.

Secara rinci, Pak Darni yang mengelola 3 ekor sapi berhasil mencatat laba sebesar Rp20.923.200. Dari jumlah tersebut, BUMDes memperoleh Rp6.276.960 dan peternak menerima Rp14.646.240. Sementara itu, Pak Pardi yang juga memelihara 3 ekor sapi memperoleh laba sebesar Rp19.013.000, dengan pembagian Rp5.703.900 untuk BUMDes dan Rp13.309.100 untuk peternak. Adapun Pak Ogah yang memelihara 1 ekor sapi menghasilkan laba sebesar Rp8.500.000, dengan pembagian Rp2.550.000 untuk BUMDes dan Rp5.950.000 untuk peternak.

Keberhasilan program ini menjadi bukti bahwa pengelolaan unit usaha ketahanan pangan yang dikelola BUMDes mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat desa. Selain meningkatkan pendapatan peternak, keuntungan yang diterima BUMDes juga dapat dimanfaatkan kembali untuk pengembangan usaha produktif lainnya yang mendukung kesejahteraan masyarakat Desa Sejiram.

Melalui semangat kebersamaan dan pengelolaan yang akuntabel, Unit Ketahanan Pangan BUMDes Maju Bersama diharapkan terus berkembang dan menjadi contoh praktik ekonomi desa yang berkelanjutan, mandiri, serta mampu mendukung ketahanan pangan dan kemakmuran masyarakat desa.

#BUMDesMajuBersama #DesaSejiram #KetahananPanganDesa #BUMDesProduktif #EkonomiDesa #KecamatanTebas #KetahananPanganNasional

-------------------------------- - Unit Kompetensi: - Dokumentasi:

Selasa, 02 Juni 2026

Rekap Progres Musdes LPJ BUMDesa Tahun Anggaran 2025 - Kecamatan Tebas

TPP Kecamatan Tebas

Kabupaten Sambas — Kalimantan Barat

Rekap Progres Musdes LPJ BUMDesa
Tahun Anggaran 2025

Monitoring pelaksanaan Musyawarah Desa Laporan Pertanggungjawaban seluruh BUM Desa

Deadline: 30 Juni 2026

23

Total Desa di Kec. Tebas

14

Sudah Melaksanakan Musdes

9

Belum Melaksanakan Musdes

Tingkat Kepatuhan

Distribusi Status Pelaksanaan

14 sudah, 9 belum.
61%
terlaksana
Sudah Musdes LPJ 14 desa (60,9%)
Belum Musdes LPJ 9 desa (39,1%)

Sisa waktu menuju deadline

Menghitung...

Detail Per Desa

Sabtu, 23 Mei 2026

Gerai Koperasi Merah Putih Desa Segarau Parit Siap Menuju Operasional



Pemerintah Desa Segarau Parit bersama unsur pendamping dan pihak terkait melaksanakan kegiatan pemantauan pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Segarau Parit, Kecamatan Tebas. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan hasil pembangunan gerai telah selesai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Pemantauan dilakukan oleh Kasi PMD Kecamatan Tebas, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Kecamatan Tebas, Ketua KDMP Segarau Parit, serta Babinsa Desa Segarau Parit. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pembangunan gerai KDMP telah selesai 100 persen dan bangunan sudah berdiri dengan baik.

Keberadaan Gerai KDMP ini diharapkan nantinya dapat menjadi sarana pendukung kegiatan ekonomi masyarakat desa serta meningkatkan pelayanan usaha koperasi bagi warga. Meski pembangunan fisik telah selesai, saat ini gerai tersebut masih belum beroperasi dan masih menunggu tahapan lanjutan sebelum resmi difungsikan.

Melalui kegiatan pemantauan ini, seluruh pihak berharap Gerai KDMP Desa Segarau Parit dapat segera beroperasi sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung penguatan ekonomi desa di Kecamatan Tebas.

#TPPKerjaBerdampai #TPPKecamatanTebas


-------------------------------- 
- Unit Kompetensi: Monitoring Pembangunan Desa
- Dokumentasi: Pemantauan Pembangunan Gerai KDMP Desa Segarau Parit

Kamis, 21 Mei 2026

Penyaluran BLT DD kepada Warga Sakit Kronis di Desa Mekar Sekuntum

Pemerintah Desa Mekar Sekuntum Kecamatan Tebas kembali melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada warga penerima manfaat. Penyaluran kali ini dilakukan secara langsung kepada salah satu warga yang sedang mengalami sakit kronis dan terbaring di rumahnya.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Mekar Sekuntum bersama Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Tebas sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Bantuan diserahkan langsung ke rumah penerima manfaat agar bantuan dapat diterima dengan mudah tanpa harus datang ke kantor desa.

BLT Dana Desa merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu dan warga dengan kondisi khusus agar tetap mendapatkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan penyaluran secara langsung seperti ini, diharapkan bantuan benar-benar tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi penerima.

Pemerintah Desa Mekar Sekuntum bersama pendamping desa juga terus berkomitmen untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik, terutama bagi warga lanjut usia, penyandang sakit menahun, maupun masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat rasa kepedulian sosial dan kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat, sekaligus menjadi wujud hadirnya pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan.



-------------------------------- 
- Unit Kompetensi: Monitoring Pelaksanaan Pembangunan Desa
- Dokumentasi: Penyerahan BLT DD di Desa Mekar Sekuntum Kec. Tebas

Teh Sappang “Pusaka”, Produk Unggulan Desa Pusaka Kecamatan Tebas

Desa Pusaka Kecamatan Tebas terus mendorong pengembangan potensi lokal melalui produk unggulan desa berupa Teh Sappang Pusaka, minuman herbal yang diolah dari kayu sepang (secang) alami. Produk ini hadir sebagai salah satu inovasi desa yang memanfaatkan kekayaan tanaman herbal lokal menjadi produk bernilai ekonomi dan bermanfaat bagi kesehatan.

Teh sappang dikenal memiliki cita rasa khas serta dipercaya memiliki berbagai manfaat, di antaranya membantu menjaga daya tahan tubuh dan memberikan efek hangat serta menyegarkan. Dengan kemasan yang menarik dan proses pengolahan yang terus ditingkatkan, produk ini diharapkan mampu bersaing dan menjadi kebanggaan masyarakat Desa Pusaka.

Dalam upaya mendukung pengembangan produk unggulan desa tersebut, dilakukan kegiatan promosi dan pengenalan produk yang dihadiri oleh Camat Tebas, Kepala Desa Pusaka, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta pengurus BUMDes. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan usaha desa dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui BUMDes.


BUMDes bersama pemerintah desa terus berupaya meningkatkan kualitas produk, pemasaran, serta memperluas jaringan promosi agar Teh Sappang Pusaka semakin dikenal masyarakat luas. Diharapkan, produk lokal ini dapat menjadi salah satu ikon unggulan Desa Pusaka sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat desa.

Melalui semangat kolaborasi dan inovasi, Desa Pusaka menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi desa berbasis sumber daya lokal menuju desa yang mandiri dan berdaya saing.
Diproduksi oleh  (UMKM) ELPANI
Desa Pusaka Kecmatan Tebas Kabupaten Sambas, 79461
CP. 0812 57157090.


















-------------------------------- - Unit Kompetensi: - Dokumentasi:

Rabu, 13 Mei 2026

Monitoring Pembangunan Gerai KDMP Desa Seberkat Capai 100 Persen

Seberkat, Tebas – Pemerintah Desa Seberkat bersama unsur terkait melaksanakan kegiatan monitoring pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Seberkat, Kecamatan Tebas, pada Rabu (13/05/2026).

Kegiatan monitoring ini dihadiri oleh Pendamping Desa Kecamatan Tebas, Babinsa Desa Seberkat, Kepala Desa Seberkat, serta pengurus KDMP Desa Seberkat. Monitoring dilakukan untuk memastikan progres pembangunan gerai berjalan sesuai rencana serta kesiapan sarana yang akan digunakan dalam mendukung aktivitas koperasi desa.

Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, pembangunan Gerai KDMP Desa Seberkat telah mencapai 100 persen. Bangunan gerai telah selesai dikerjakan dan siap digunakan sebagai pusat kegiatan usaha koperasi desa dalam mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.

Keberadaan Gerai KDMP diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan usaha masyarakat desa, memperkuat kegiatan ekonomi lokal, serta mendukung pelayanan kebutuhan masyarakat secara lebih mudah dan terjangkau.

Pendamping Desa Kecamatan Tebas menyampaikan apresiasi atas kerja sama pemerintah desa, pengurus koperasi, dan seluruh pihak yang telah mendukung proses pembangunan hingga selesai dengan baik. Diharapkan setelah pembangunan selesai, pengelolaan gerai dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Seberkat.

Kegiatan monitoring berlangsung lancar dan menjadi bagian dari upaya pengawasan serta pendampingan dalam mendukung keberhasilan program pemberdayaan ekonomi desa di wilayah Kecamatan Tebas.

-------------------------------- 
- Unit Kompetensi: Monitoring Pembangunan Desa
- Dokumentasi: Monitoring Pembangunan Gerai KDMP Desa Seberkat

Selasa, 12 Mei 2026

Musyawarah Desa LPJ BUMDes Rampai Sejahtera Desa Makrampai Tahun 2025


Makrampai, Tebas – Pemerintah Desa Makrampai melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Rampai Sejahtera Tahun 2025 pada Selasa (28/04/2026), bertempat di Desa Makrampai Kecamatan Tebas.

Kegiatan musyawarah desa ini dihadiri oleh Kepala Desa Makrampai, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), unsur Kecamatan Tebas, Babinkamtibmas, Pengawas BUMDes, Pendamping Desa, pengurus BUMDes, unsur lembaga kemasyarakatan desa (LKD), tokoh masyarakat, serta masyarakat desa lainnya.

Dalam forum musyawarah tersebut, pengurus BUMDes Rampai Sejahtera menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengelolaan dan perkembangan unit usaha yang dijalankan selama tahun 2025 di hadapan seluruh peserta musyawarah. Penyampaian laporan dilakukan secara terbuka sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan usaha desa kepada masyarakat.


Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa hingga saat ini BUMDes Rampai Sejahtera belum dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) karena unit usaha yang dijalankan masih belum maksimal dan belum menghasilkan laba. Meski demikian, forum musyawarah tetap memberikan dukungan agar pengelolaan BUMDes dapat terus diperbaiki dan dikembangkan ke depannya.

Peserta musyawarah juga memberikan berbagai masukan, saran, dan catatan perbaikan kepada pengurus BUMDes, baik terkait manajemen usaha, pengelolaan administrasi, maupun strategi pengembangan unit usaha agar lebih efektif dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi desa di masa mendatang.

Melalui kegiatan Musdes ini diharapkan pengelolaan BUMDes Rampai Sejahtera dapat semakin baik, profesional, dan mampu menjadi salah satu pendorong peningkatan perekonomian masyarakat serta sumber pendapatan desa di Desa Makrampai Kecamatan Tebas.

-------------------------------- 
- Unit Kompetensi: Pendampingan Pertanggungjawaban BUMDes
- Dokumentasi: Musdes LPJ BUMDes di Desa Makrampai
- Oleh: Lase, S.Sos dan Heriadi

Penyaluran BLT Dana Desa Tahun 2026 Desa Serindang Berjalan Lancar

Serindang, Tebas – Pemerintah Desa Serindang, Kecamatan Tebas, melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Kamis (12/03/2026). Kegiatan berlangsung di Desa Serindang dan dihadiri oleh pemerintah desa, masyarakat penerima manfaat, serta unsur pendamping desa.

Penyaluran BLT-DD ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga penerima manfaat. Dalam kegiatan tersebut, bantuan diserahkan secara langsung kepada KPM sesuai dengan data yang telah ditetapkan melalui musyawarah desa dan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan penyaluran bantuan turut didampingi oleh Pendamping Desa Kecamatan Tebas, Lase, S.Sos., yang memastikan proses penyaluran berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran. Kehadiran pendamping desa diharapkan dapat memberikan pengawasan serta pendampingan kepada pemerintah desa dalam pelaksanaan program bantuan pemerintah.

Pemerintah Desa Serindang menyampaikan harapan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk terus mendukung program-program pembangunan desa demi terciptanya kesejahteraan bersama.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan baik dari masyarakat penerima bantuan. Pemerintah Kecamatan Tebas mengapresiasi sinergi antara pemerintah desa, pendamping desa, dan seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung kelancaran penyaluran BLT Dana Desa Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Tebas.


-------------------------------- - Unit Kompetensi: - Dokumentasi:

Penjaringan Perangkat Desa Pusaka Masuki Tahapan Tes Akademik Kompetensi

PUSAKA, TEBAS – Pemerintah Desa Pusaka Kecamatan Tebas melaksanakan tahapan tes akademik kompetensi dalam rangka penjaringan dan penyaringan perangkat desa untuk formasi jabatan Kaur Perencanaan, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Desa Pusaka tersebut merupakan bagian dari proses seleksi perangkat desa guna mendapatkan aparatur desa yang memiliki kemampuan, kompetensi, serta pemahaman administrasi pemerintahan desa yang baik.

Berdasarkan hasil seleksi administrasi, sebanyak 7 orang calon dinyatakan lolos dari total 8 orang pendaftar dan berhak mengikuti tahapan tes akademik kompetensi. Para peserta mengikuti rangkaian ujian dengan tertib dan penuh semangat sebagai bentuk keseriusan dalam mengikuti proses seleksi perangkat desa.

Tim penguji dalam kegiatan ini terdiri dari unsur Pemerintah Kecamatan Tebas melalui Kasi Tata Pemerintahan (TAPEM), unsur Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Tebas, serta Pendamping Desa Kecamatan Tebas.

Pelaksanaan tes akademik kompetensi ini diharapkan dapat menghasilkan calon perangkat desa yang profesional, berintegritas, dan mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan desa, khususnya dalam bidang perencanaan pembangunan desa.

Pemerintah Kecamatan Tebas turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berjalan dengan lancar, tertib, dan transparan sebagai wujud komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik dan akuntabel.


-------------------------------- 
Tim Penguji:
- H. Dahniwar, S.Sos
- Ferry Effendy, S.H
- Rudi.M, S.Pd.I.,ME
- Risko Syakirin, S.Pd.Ind.,S.H.

Fasilitator:
- Lase. S.Sos
- Rima.M, S.H



PD dan PLD Fasilitasi Rapat Koordinasi Program Ketahanan Pangan 2026 di Desa Makrampai

Makrampai - Rapat Koordinasi (Rakor) Program Ketahanan Pangan Desa
Pada tanggal 7 Mei 2026, telah dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Program Ketahanan Pangan di Desa Makrampai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.


Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah desa dan stakeholder terkait, yaitu Kepala Desa, Ketua BPD, Perangkat Desa, Bhabinkamtibmas, serta Tim Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Tebas.
Rakor ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan desa, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi kegiatan agar program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam mendukung kemandirian pangan desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Unit Kompetensi: Koordinasi Pendampingan
Dokumentasi: Fasilitasi Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Desa Makrampai

Fasilitator:
- Syafiudin, A.Md
  (PD Kec. Tebas)
- Heriadi
  (PLD Kec. Tebas)

Senin, 11 Mei 2026

Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahun 2026 Desa Serindang Kecamatan Tebas

Tebas - Pemerintah Desa Desa Serindang bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Desa Tahun 2026 pada tanggal 11 Mei 2026 bertempat di Kantor Desa Serindang. Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pendampingan dalam memastikan pelaksanaan Dana Desa Tahun 2026 berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, tertib administrasi, serta mendukung pencapaian target pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan secara langsung melalui pemeriksaan dokumen administrasi, peninjauan realisasi anggaran, evaluasi capaian output kegiatan, serta pengecekan kelengkapan dokumen pertanggungjawaban (SPJ). Selain itu, dilakukan diskusi dan koordinasi bersama perangkat desa guna memastikan pengelolaan Dana Desa berjalan secara transparan dan akuntabel.

Berdasarkan hasil monitoring, diketahui bahwa total penyaluran Dana Desa Tahun 2026 di Desa Serindang mencapai Rp334.579.009 yang terdiri dari penyaluran Tahap I sebesar Rp200.747.409 dan Tahap II sebesar Rp133.831.600. Dari total dana yang telah disalurkan tersebut, realisasi belanja mencapai Rp130.882.000 atau sebesar 39,12 persen dari total dana yang diterima desa.

Dalam aspek capaian pelaksanaan kegiatan, progres output kegiatan tercatat sebesar 56,58 persen. Sementara untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa periode Januari hingga April 2026 telah direalisasikan sebesar Rp8.400.000 kepada 7 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Hasil evaluasi keuangan juga menunjukkan total pendapatan Dana Desa sebesar Rp334.579.009 dengan total belanja Rp130.882.000 serta pembiayaan berupa SiLPA tahun sebelumnya sebesar Rp634. Adapun sisa anggaran (SiLPA) tahun berjalan tercatat sebesar Rp69.866.034.

Dalam pelaksanaan monitoring ditemukan beberapa kendala dan hambatan, di antaranya Pemerintah Desa Serindang belum mempublikasikan fokus penggunaan Dana Desa Tahun 2026 melalui media informasi publik seperti baliho, papan informasi, media sosial, maupun website desa. Selain itu, masih terdapat beberapa dokumen dan bukti pendukung SPJ yang belum lengkap sehingga perlu segera dilakukan penyempurnaan administrasi.

Sebagai tindak lanjut, Tenaga Pendamping Profesional memberikan beberapa rekomendasi kepada pemerintah desa, yaitu agar segera mempublikasikan fokus penggunaan Dana Desa Tahun 2026 sebagai bentuk transparansi informasi kepada masyarakat. Pemerintah desa juga didorong untuk melengkapi seluruh dokumen pendukung SPJ guna mewujudkan tertib administrasi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Selain itu, percepatan pelaksanaan kegiatan fisik maupun pemberdayaan masyarakat juga menjadi perhatian agar capaian output kegiatan dan penyerapan anggaran dapat berjalan optimal sesuai target.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan pengelolaan Dana Desa di Desa Serindang dapat semakin transparan, akuntabel, partisipatif, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat. Pendampingan yang dilakukan juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.

- Dokumentasi: Syafiudin, A.Md (PD Kecamatan Tebas)

Pendamping Desa dan PLD Kecamatan Tebas Lakukan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes Berkah Mandiri


Dalam upaya meningkatkan tata kelola administrasi dan akuntabilitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Pendamping Desa (PD) bersama Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Tebas melaksanakan kegiatan pendampingan penyusunan laporan keuangan BUMDes Berkah Mandiri Desa Matang Labong, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, pada Senin (11/05/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat TPP Kecamatan Tebas tersebut dihadiri oleh pengurus BUMDes Berkah Mandiri, Pendamping Desa, serta Pendamping Lokal Desa Kecamatan Tebas. Pendampingan difokuskan pada penyusunan dan penyesuaian laporan keuangan BUMDes Tahun 2025 dan Tahun 2026 agar lebih tertib administrasi, transparan, serta sesuai dengan ketentuan pengelolaan usaha desa.

Dalam kegiatan tersebut, tim pendamping memberikan arahan teknis terkait pencatatan transaksi usaha, penyusunan laporan laba rugi, neraca sederhana, arus kas, hingga kelengkapan dokumen administrasi pendukung lainnya. Selain itu, dilakukan juga evaluasi terhadap laporan sebelumnya guna memastikan data keuangan yang disajikan dapat dipertanggungjawabkan.

Pendamping Desa Kecamatan Tebas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas pengurus BUMDes dalam pengelolaan administrasi dan keuangan usaha desa secara profesional dan berkelanjutan.

“Melalui pendampingan ini diharapkan pengurus BUMDes semakin memahami pentingnya tertib administrasi dan penyusunan laporan keuangan yang baik sebagai dasar pengembangan usaha dan peningkatan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, pengurus BUMDes Berkah Mandiri menyambut baik kegiatan pendampingan tersebut dan berharap adanya pendampingan berkelanjutan dalam pengembangan usaha maupun penguatan kelembagaan BUMDes.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan BUMDes Berkah Mandiri Desa Matang Labong dapat terus berkembang menjadi unit usaha desa yang sehat, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa.




#TPPKerjaBerdampak
#BUMDes
#PendampingDesa
#KecamatanTebas
#DesaMatangLabong
#KemendesaPDT

- Unit Kompetensi: Fasilitasi Laporan Keuangan BUMDesa
- Dokumentasi: Pendmapingan Pengurus BUMDesa Berkah Mandiri Desa Matang Labong tentang Laporan Keuangan BUMDesa Tahun Anggaran 2025 dan 2026

Asistensi Pemerintah Desa Tebas Kuala Atas Hasil Audit Inspektorat Kabupatan Sambas


Tebas — Pendamping Desa bersama Pendamping Lokal Desa Kecamatan Tebas melaksanakan kegiatan pendampingan dan asistensi kepada Pemerintah Desa Tebas Kuala, Kecamatan Tebas, sebagai tindak lanjut hasil audit keuangan Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan dan pengawasan dari Inspektorat Kabupaten Sambas dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, khususnya dalam aspek administrasi dan pengelolaan keuangan desa agar lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan terhadap tindak lanjut rekomendasi hasil audit, penyesuaian administrasi, serta penguatan pemahaman aparatur desa terkait pengelolaan keuangan desa sesuai ketentuan yang berlaku.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Tebas Kuala, Sekretaris Desa, para Kasi dan Kaur Pemerintah Desa Tebas Kuala. Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Kecamatan Tebas bertindak sebagai fasilitator dalam proses pendampingan dan asistensi.

Diharapkan melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Tebas Kuala dapat semakin optimal dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan desa yang profesional, tertib administrasi, serta mampu mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang efektif dan akuntabel.


#TPPKerjaBerdampak
#PendampingDesa
#DesaTebasKuala
#KecamatanTebas
#KabupatenSambas

- Unit Kompetensi: Fasilitasi Pemerintah Desa
- Dokumentasi: Asistensi kepada Pemdes Tebas Kuala Kecamatan Tebas

Monitoring Kegiatan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Desa Mekar Sekuntum Kecamatan Tebas


TEBAS - Sebagai bentuk kontrol atas pemanfaatan anggaran Dana Desa, monitoring hasil pembangunan Desa dipandang sangat perlu dilakukan untuk memastikan hasil pembangunan sudah sesuai dengan perencanaan Desa. Bersama Pelaksana Kegiatan Desa Mekar Sekuntum, Pendamping Desa dan PLD Kecamatan Tebas meninjau pembangunan Jalan menuju akses pertanian dan pemakaman umum di Desa Mekar Sekuntum Kecamatan Tebas.




Hasil monitoring menemukan bahwa pembangunan Jalan menuju lokasi pemakaman umum di Desa Mekar Sekuntum sudah sangat baik secara kualitas pekerjaan. Meskipun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, khususnya kelengkapan administrasi perencanaan yang masih kurang. Setelah dicek dokumen perencanaan desa, ada ketidaksesuaian antara rencana dan realisasi di lapangan. Ketebalan dari penimbunan sedikit tidak sesuai dengan dokumen RAB dan gambar desain rencana awal. Alasan yang dijelaskan pelaksana kegiatan adalah adanya kenaikan harga material/bahan. Disarankan kepada pelaksana kegiatan untuk membuatkan Berita Acara Perubahan Pelaksanaan Kegiatan sesegera mungkin sebelum hasil pekerjaan di serahterimakan. Secara keseluruhan, hasil pekerjaan sudah sangat baik dan semoga bermanfaat untuk masyarakat Desa Mekar Sekuntum.

Oleh: Risko Syakirin (Pendamping Desa Kecamatan Tebas)
#TPPKerjaBerdampai #TPPKecamatanTebas
-------
- Unit Kompetensi      : Monitoring Kegiatan Pembangunan Desa
- Dokumentasi            : Pembangunan Jalan Akses Peertanian dan Pemakanan
- Desa                         : Mekar Sekuntum Kecamatan Tebas
- Tahun Anggaran       : 2026
- Sumber Dana           : Dana Desa T.A 2026

Rabu, 29 April 2026

Musyawarah LPJ Keuangan BUMDesa 2025 di Kecamatan Tebas, Momentum Evaluasi dan Perbaikan Bersama

Tebas – Proses pertanggungjawaban pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Tahun 2025 di Kecamatan Tebas mulai berjalan. Melalui forum musyawarah desa, masing-masing BUMDesa menyampaikan laporan kinerja dan keuangan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

Kegiatan Musyawarah Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) ini menjadi agenda penting yang tidak hanya bersifat formalitas, tetapi juga sebagai ruang evaluasi bersama antara pengelola BUMDesa, pemerintah desa, dan masyarakat.

Di Kecamatan Tebas sendiri, yang terdiri dari 23 desa dengan 23 BUMDesa, pelaksanaan musyawarah LPJ dilakukan secara bertahap di masing-masing desa. Suasana musyawarah umumnya berlangsung terbuka, dengan berbagai tanggapan, masukan, bahkan kritik yang disampaikan langsung oleh peserta forum.

Sebagai pendamping di lapangan, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Tebas turut hadir dan mengawal jalannya musyawarah. Peran pendamping tidak hanya memastikan kegiatan berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga membantu memperjelas isi laporan agar dapat dipahami oleh masyarakat.

“LPJ ini bukan hanya soal angka, tapi soal kepercayaan. Ketika disampaikan secara terbuka, masyarakat bisa melihat langsung bagaimana BUMDesa dikelola,” menjadi semangat yang terus didorong dalam setiap forum.

Dalam beberapa musyawarah, masih ditemukan berbagai catatan yang perlu diperbaiki, terutama terkait kelengkapan administrasi, pencatatan keuangan, hingga pengelolaan unit usaha. Namun di sisi lain, tidak sedikit pula BUMDesa yang sudah menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi usaha maupun kontribusi terhadap desa.

Melalui forum ini, pengelola BUMDesa juga mendapatkan banyak masukan konstruktif. Mulai dari usulan pengembangan usaha, perbaikan manajemen, hingga harapan agar BUMDesa bisa lebih berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Pendekatan yang dibangun dalam musyawarah pun lebih mengedepankan dialog. Tidak ada kesan saling menyalahkan, tetapi lebih kepada mencari solusi bersama agar ke depan pengelolaan BUMDesa bisa semakin baik.

Bagi TPP Kecamatan Tebas, musyawarah LPJ ini menjadi bagian penting dalam siklus pembinaan. Dari sinilah terlihat kondisi riil BUMDesa di lapangan, sekaligus menjadi dasar untuk langkah pendampingan selanjutnya.

Harapannya, melalui Musyawarah LPJ Keuangan Tahun 2025 ini, seluruh BUMDesa di Kecamatan Tebas bisa terus berbenah, memperkuat tata kelola, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Karena pada akhirnya, BUMDesa yang sehat bukan hanya dilihat dari keuntungan, tetapi dari bagaimana ia dikelola secara transparan, akuntabel, dan memberi manfaat nyata bagi desa.

------

Doc.: Musdes LPJ BUMDesa di Desa Mekar Sekuntum - Tebas

TPP Kecamatan Tebas Gaspol Dukung Pemeringkatan BUMDes 2026

Tebas – Upaya mendorong kemajuan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Tebas terus digencarkan. Tahun 2026 ini, seluruh unsur pendamping (PD dan PLD) serta pemerintah desa bergerak bersama untuk menyukseskan kegiatan pemeringkatan BUMDes yang menjadi salah satu indikator penting dalam melihat perkembangan ekonomi desa.

Di Kecamatan Tebas sendiri terdapat 23 Desa dengan 23 BUMDes yang aktif. Artinya, seluruh desa punya peran dan peluang yang sama untuk menunjukkan kinerja terbaiknya. Kondisi ini tentu menjadi tantangan sekaligus semangat bagi Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Tebas untuk memastikan semuanya bisa ikut berproses dengan baik.

Sebagai langkah percepatan, sebelumnya telah dilaksanakan rapat koordinasi (rakor) tingkat kecamatan yang menghadirkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sambas, Tenaga Ahli, hingga pihak kecamatan. Rakor ini menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperjelas arah pelaksanaan pemeringkatan BUMDes di tahun ini.

Dalam rakor tersebut, dibahas berbagai hal teknis mulai dari mekanisme penilaian, kelengkapan administrasi, hingga strategi agar BUMDes bisa menampilkan potensi terbaiknya. Tidak hanya itu, diskusi juga mengarah pada bagaimana menjadikan pemeringkatan ini bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi sebagai momentum perbaikan dan peningkatan kualitas BUMDes ke depan.

Sebagai pendamping di lapangan, TPP Kecamatan Tebas langsung bergerak melakukan pendampingan ke desa-desa. Mulai dari membantu pengelola BUMDes melengkapi data, memperbaiki administrasi, hingga menggali potensi usaha yang selama ini mungkin belum terdokumentasi dengan baik.

“Kadang sebenarnya BUMDes kita ini sudah jalan, bahkan punya dampak ke masyarakat, tapi belum tertata secara administrasi. Nah di sinilah kita dorong supaya apa yang sudah dikerjakan itu bisa terlihat dan dinilai,” menjadi semangat yang terus dibangun dalam setiap kunjungan pendampingan.

Pendekatan yang dilakukan pun tidak kaku. TPP lebih banyak menggunakan cara-cara komunikasi yang santai namun tetap fokus pada tujuan, agar pengelola BUMDes merasa didampingi, bukan diperiksa. Dengan begitu, proses pemeringkatan ini bisa dijalani dengan lebih percaya diri oleh setiap desa.

Harapannya, dari 23 BUMDes yang ada di Kecamatan Tebas, semuanya bisa ikut dalam proses pemeringkatan dengan hasil yang maksimal. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya BUMDes yang benar-benar kuat, mandiri, dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat desa.

Karena pada akhirnya, bagi TPP, keberhasilan bukan hanya soal peringkat, tapi bagaimana BUMDes bisa terus hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan desa.