Tim Pendamping Kecamatan Tebas

Periode 2025 - sekarang

Tim Pendamping Kecamatan Tebas

Periode 2018 - 2022

Tim Pendamping Kecamatan Tebas

Periode 2016 - 2018

Tampilkan postingan dengan label BUMDesa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BUMDesa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Juni 2026

Unit Ketahanan Pangan BUMDes Maju Bersama Desa Sejiram Berikan Manfaat Nyata bagi Desa dan Peternak

Editor: Risko Syakirin (Koordinator TPP Kecamatan Tebas)

Tebas - Desa Sejiram kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan desa melalui pengelolaan Unit Ketahanan Pangan yang dijalankan oleh BUMDes Maju Bersama. Program penggemukan dan pemeliharaan sapi yang dilaksanakan sepanjang tahun 2026 ini tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi bagi peternak, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan BUMDes sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi desa.

Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan tiga peternak mitra, yaitu Pak Darni, Pak Pardi, dan Pak Ogah, dengan total pemeliharaan sebanyak 7 ekor sapi. Melalui pola kerja sama yang mengedepankan prinsip transparansi, amanah, dan kebermanfaatan bersama, seluruh proses usaha peternakan dikelola secara profesional untuk menghasilkan keuntungan yang optimal.

Berdasarkan laporan usaha yang dipublikasikan, total modal yang digelontorkan mencapai Rp146.000.000 dengan biaya pakan sebesar Rp11.063.800. Dari hasil penjualan ternak, diperoleh nilai penjualan sebesar Rp205.500.000 sehingga menghasilkan laba usaha sebesar Rp48.436.200.

Keuntungan tersebut kemudian dibagikan sesuai kesepakatan kemitraan, yaitu 30 persen untuk BUMDes dan 70 persen untuk peternak. Dari total laba yang diperoleh, BUMDes Maju Bersama menerima bagian sebesar Rp14.530.860, sedangkan peternak memperoleh bagian sebesar Rp33.905.340.

Secara rinci, Pak Darni yang mengelola 3 ekor sapi berhasil mencatat laba sebesar Rp20.923.200. Dari jumlah tersebut, BUMDes memperoleh Rp6.276.960 dan peternak menerima Rp14.646.240. Sementara itu, Pak Pardi yang juga memelihara 3 ekor sapi memperoleh laba sebesar Rp19.013.000, dengan pembagian Rp5.703.900 untuk BUMDes dan Rp13.309.100 untuk peternak. Adapun Pak Ogah yang memelihara 1 ekor sapi menghasilkan laba sebesar Rp8.500.000, dengan pembagian Rp2.550.000 untuk BUMDes dan Rp5.950.000 untuk peternak.

Keberhasilan program ini menjadi bukti bahwa pengelolaan unit usaha ketahanan pangan yang dikelola BUMDes mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat desa. Selain meningkatkan pendapatan peternak, keuntungan yang diterima BUMDes juga dapat dimanfaatkan kembali untuk pengembangan usaha produktif lainnya yang mendukung kesejahteraan masyarakat Desa Sejiram.

Melalui semangat kebersamaan dan pengelolaan yang akuntabel, Unit Ketahanan Pangan BUMDes Maju Bersama diharapkan terus berkembang dan menjadi contoh praktik ekonomi desa yang berkelanjutan, mandiri, serta mampu mendukung ketahanan pangan dan kemakmuran masyarakat desa.

#BUMDesMajuBersama #DesaSejiram #KetahananPanganDesa #BUMDesProduktif #EkonomiDesa #KecamatanTebas #KetahananPanganNasional

-------------------------------- - Unit Kompetensi: - Dokumentasi:

Selasa, 02 Juni 2026

Rekap Progres Musdes LPJ BUMDesa Tahun Anggaran 2025 - Kecamatan Tebas

TPP Kecamatan Tebas

Kabupaten Sambas — Kalimantan Barat

Rekap Progres Musdes LPJ BUMDesa
Tahun Anggaran 2025

Monitoring pelaksanaan Musyawarah Desa Laporan Pertanggungjawaban seluruh BUM Desa

Deadline: 30 Juni 2026

23

Total Desa di Kec. Tebas

14

Sudah Melaksanakan Musdes

9

Belum Melaksanakan Musdes

Tingkat Kepatuhan

Distribusi Status Pelaksanaan

14 sudah, 9 belum.
61%
terlaksana
Sudah Musdes LPJ 14 desa (60,9%)
Belum Musdes LPJ 9 desa (39,1%)

Sisa waktu menuju deadline

Menghitung...

Detail Per Desa

Kamis, 21 Mei 2026

Teh Sappang “Pusaka”, Produk Unggulan Desa Pusaka Kecamatan Tebas

Editorial: Risko Syakirin (Koordinator PD Kecamatan Tebas)

Desa Pusaka Kecamatan Tebas terus mendorong pengembangan potensi lokal melalui produk unggulan desa berupa Teh Sappang Pusaka, minuman herbal yang diolah dari kayu sepang (secang) alami. Produk ini hadir sebagai salah satu inovasi desa yang memanfaatkan kekayaan tanaman herbal lokal menjadi produk bernilai ekonomi dan bermanfaat bagi kesehatan.

Teh sappang dikenal memiliki cita rasa khas serta dipercaya memiliki berbagai manfaat, di antaranya membantu menjaga daya tahan tubuh dan memberikan efek hangat serta menyegarkan. Dengan kemasan yang menarik dan proses pengolahan yang terus ditingkatkan, produk ini diharapkan mampu bersaing dan menjadi kebanggaan masyarakat Desa Pusaka.

Dalam upaya mendukung pengembangan produk unggulan desa tersebut, dilakukan kegiatan promosi dan pengenalan produk yang dihadiri oleh Camat Tebas, Kepala Desa Pusaka, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta pengurus BUMDes. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan usaha desa dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui BUMDes.


BUMDes bersama pemerintah desa terus berupaya meningkatkan kualitas produk, pemasaran, serta memperluas jaringan promosi agar Teh Sappang Pusaka semakin dikenal masyarakat luas. Diharapkan, produk lokal ini dapat menjadi salah satu ikon unggulan Desa Pusaka sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat desa.

Melalui semangat kolaborasi dan inovasi, Desa Pusaka menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi desa berbasis sumber daya lokal menuju desa yang mandiri dan berdaya saing.
------  
Diproduksi oleh  (UMKM) ELPANI
Desa Pusaka Kecmatan Tebas Kabupaten Sambas, 79461
CP. 0812 57157090.


















-------------------------------- - Unit Kompetensi: - Dokumentasi:

Selasa, 12 Mei 2026

Musyawarah Desa LPJ BUMDes Rampai Sejahtera Desa Makrampai Tahun 2025


Makrampai, Tebas – Pemerintah Desa Makrampai melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Rampai Sejahtera Tahun 2025 pada Selasa (28/04/2026), bertempat di Desa Makrampai Kecamatan Tebas.

Kegiatan musyawarah desa ini dihadiri oleh Kepala Desa Makrampai, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), unsur Kecamatan Tebas, Babinkamtibmas, Pengawas BUMDes, Pendamping Desa, pengurus BUMDes, unsur lembaga kemasyarakatan desa (LKD), tokoh masyarakat, serta masyarakat desa lainnya.

Dalam forum musyawarah tersebut, pengurus BUMDes Rampai Sejahtera menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengelolaan dan perkembangan unit usaha yang dijalankan selama tahun 2025 di hadapan seluruh peserta musyawarah. Penyampaian laporan dilakukan secara terbuka sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan usaha desa kepada masyarakat.


Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa hingga saat ini BUMDes Rampai Sejahtera belum dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) karena unit usaha yang dijalankan masih belum maksimal dan belum menghasilkan laba. Meski demikian, forum musyawarah tetap memberikan dukungan agar pengelolaan BUMDes dapat terus diperbaiki dan dikembangkan ke depannya.

Peserta musyawarah juga memberikan berbagai masukan, saran, dan catatan perbaikan kepada pengurus BUMDes, baik terkait manajemen usaha, pengelolaan administrasi, maupun strategi pengembangan unit usaha agar lebih efektif dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi desa di masa mendatang.

Melalui kegiatan Musdes ini diharapkan pengelolaan BUMDes Rampai Sejahtera dapat semakin baik, profesional, dan mampu menjadi salah satu pendorong peningkatan perekonomian masyarakat serta sumber pendapatan desa di Desa Makrampai Kecamatan Tebas.

-------------------------------- 
- Unit Kompetensi: Pendampingan Pertanggungjawaban BUMDes
- Dokumentasi: Musdes LPJ BUMDes di Desa Makrampai
- Oleh: Lase, S.Sos dan Heriadi

Senin, 11 Mei 2026

Pendamping Desa dan PLD Kecamatan Tebas Lakukan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes Berkah Mandiri


Dalam upaya meningkatkan tata kelola administrasi dan akuntabilitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Pendamping Desa (PD) bersama Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Tebas melaksanakan kegiatan pendampingan penyusunan laporan keuangan BUMDes Berkah Mandiri Desa Matang Labong, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, pada Senin (11/05/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat TPP Kecamatan Tebas tersebut dihadiri oleh pengurus BUMDes Berkah Mandiri, Pendamping Desa, serta Pendamping Lokal Desa Kecamatan Tebas. Pendampingan difokuskan pada penyusunan dan penyesuaian laporan keuangan BUMDes Tahun 2025 dan Tahun 2026 agar lebih tertib administrasi, transparan, serta sesuai dengan ketentuan pengelolaan usaha desa.

Dalam kegiatan tersebut, tim pendamping memberikan arahan teknis terkait pencatatan transaksi usaha, penyusunan laporan laba rugi, neraca sederhana, arus kas, hingga kelengkapan dokumen administrasi pendukung lainnya. Selain itu, dilakukan juga evaluasi terhadap laporan sebelumnya guna memastikan data keuangan yang disajikan dapat dipertanggungjawabkan.

Pendamping Desa Kecamatan Tebas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas pengurus BUMDes dalam pengelolaan administrasi dan keuangan usaha desa secara profesional dan berkelanjutan.

“Melalui pendampingan ini diharapkan pengurus BUMDes semakin memahami pentingnya tertib administrasi dan penyusunan laporan keuangan yang baik sebagai dasar pengembangan usaha dan peningkatan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, pengurus BUMDes Berkah Mandiri menyambut baik kegiatan pendampingan tersebut dan berharap adanya pendampingan berkelanjutan dalam pengembangan usaha maupun penguatan kelembagaan BUMDes.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan BUMDes Berkah Mandiri Desa Matang Labong dapat terus berkembang menjadi unit usaha desa yang sehat, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa.




#TPPKerjaBerdampak
#BUMDes
#PendampingDesa
#KecamatanTebas
#DesaMatangLabong
#KemendesaPDT

- Unit Kompetensi: Fasilitasi Laporan Keuangan BUMDesa
- Dokumentasi: Pendmapingan Pengurus BUMDesa Berkah Mandiri Desa Matang Labong tentang Laporan Keuangan BUMDesa Tahun Anggaran 2025 dan 2026

Rabu, 29 April 2026

Musyawarah LPJ Keuangan BUMDesa 2025 di Kecamatan Tebas, Momentum Evaluasi dan Perbaikan Bersama

Tebas – Proses pertanggungjawaban pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Tahun 2025 di Kecamatan Tebas mulai berjalan. Melalui forum musyawarah desa, masing-masing BUMDesa menyampaikan laporan kinerja dan keuangan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

Kegiatan Musyawarah Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) ini menjadi agenda penting yang tidak hanya bersifat formalitas, tetapi juga sebagai ruang evaluasi bersama antara pengelola BUMDesa, pemerintah desa, dan masyarakat.

Di Kecamatan Tebas sendiri, yang terdiri dari 23 desa dengan 23 BUMDesa, pelaksanaan musyawarah LPJ dilakukan secara bertahap di masing-masing desa. Suasana musyawarah umumnya berlangsung terbuka, dengan berbagai tanggapan, masukan, bahkan kritik yang disampaikan langsung oleh peserta forum.

Sebagai pendamping di lapangan, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Tebas turut hadir dan mengawal jalannya musyawarah. Peran pendamping tidak hanya memastikan kegiatan berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga membantu memperjelas isi laporan agar dapat dipahami oleh masyarakat.

“LPJ ini bukan hanya soal angka, tapi soal kepercayaan. Ketika disampaikan secara terbuka, masyarakat bisa melihat langsung bagaimana BUMDesa dikelola,” menjadi semangat yang terus didorong dalam setiap forum.

Dalam beberapa musyawarah, masih ditemukan berbagai catatan yang perlu diperbaiki, terutama terkait kelengkapan administrasi, pencatatan keuangan, hingga pengelolaan unit usaha. Namun di sisi lain, tidak sedikit pula BUMDesa yang sudah menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi usaha maupun kontribusi terhadap desa.

Melalui forum ini, pengelola BUMDesa juga mendapatkan banyak masukan konstruktif. Mulai dari usulan pengembangan usaha, perbaikan manajemen, hingga harapan agar BUMDesa bisa lebih berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Pendekatan yang dibangun dalam musyawarah pun lebih mengedepankan dialog. Tidak ada kesan saling menyalahkan, tetapi lebih kepada mencari solusi bersama agar ke depan pengelolaan BUMDesa bisa semakin baik.

Bagi TPP Kecamatan Tebas, musyawarah LPJ ini menjadi bagian penting dalam siklus pembinaan. Dari sinilah terlihat kondisi riil BUMDesa di lapangan, sekaligus menjadi dasar untuk langkah pendampingan selanjutnya.

Harapannya, melalui Musyawarah LPJ Keuangan Tahun 2025 ini, seluruh BUMDesa di Kecamatan Tebas bisa terus berbenah, memperkuat tata kelola, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Karena pada akhirnya, BUMDesa yang sehat bukan hanya dilihat dari keuntungan, tetapi dari bagaimana ia dikelola secara transparan, akuntabel, dan memberi manfaat nyata bagi desa.

------

Doc.: Musdes LPJ BUMDesa di Desa Mekar Sekuntum - Tebas

TPP Kecamatan Tebas Gaspol Dukung Pemeringkatan BUMDes 2026

Tebas – Upaya mendorong kemajuan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Tebas terus digencarkan. Tahun 2026 ini, seluruh unsur pendamping (PD dan PLD) serta pemerintah desa bergerak bersama untuk menyukseskan kegiatan pemeringkatan BUMDes yang menjadi salah satu indikator penting dalam melihat perkembangan ekonomi desa.

Di Kecamatan Tebas sendiri terdapat 23 Desa dengan 23 BUMDes yang aktif. Artinya, seluruh desa punya peran dan peluang yang sama untuk menunjukkan kinerja terbaiknya. Kondisi ini tentu menjadi tantangan sekaligus semangat bagi Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Tebas untuk memastikan semuanya bisa ikut berproses dengan baik.

Sebagai langkah percepatan, sebelumnya telah dilaksanakan rapat koordinasi (rakor) tingkat kecamatan yang menghadirkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sambas, Tenaga Ahli, hingga pihak kecamatan. Rakor ini menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperjelas arah pelaksanaan pemeringkatan BUMDes di tahun ini.

Dalam rakor tersebut, dibahas berbagai hal teknis mulai dari mekanisme penilaian, kelengkapan administrasi, hingga strategi agar BUMDes bisa menampilkan potensi terbaiknya. Tidak hanya itu, diskusi juga mengarah pada bagaimana menjadikan pemeringkatan ini bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi sebagai momentum perbaikan dan peningkatan kualitas BUMDes ke depan.

Sebagai pendamping di lapangan, TPP Kecamatan Tebas langsung bergerak melakukan pendampingan ke desa-desa. Mulai dari membantu pengelola BUMDes melengkapi data, memperbaiki administrasi, hingga menggali potensi usaha yang selama ini mungkin belum terdokumentasi dengan baik.

“Kadang sebenarnya BUMDes kita ini sudah jalan, bahkan punya dampak ke masyarakat, tapi belum tertata secara administrasi. Nah di sinilah kita dorong supaya apa yang sudah dikerjakan itu bisa terlihat dan dinilai,” menjadi semangat yang terus dibangun dalam setiap kunjungan pendampingan.

Pendekatan yang dilakukan pun tidak kaku. TPP lebih banyak menggunakan cara-cara komunikasi yang santai namun tetap fokus pada tujuan, agar pengelola BUMDes merasa didampingi, bukan diperiksa. Dengan begitu, proses pemeringkatan ini bisa dijalani dengan lebih percaya diri oleh setiap desa.

Harapannya, dari 23 BUMDes yang ada di Kecamatan Tebas, semuanya bisa ikut dalam proses pemeringkatan dengan hasil yang maksimal. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya BUMDes yang benar-benar kuat, mandiri, dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat desa.

Karena pada akhirnya, bagi TPP, keberhasilan bukan hanya soal peringkat, tapi bagaimana BUMDes bisa terus hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan desa.

Senin, 29 Agustus 2022

Rapat Koordinasi Bersama BKAD Tentang BUM Desa Bersama Kecamatan Tebas

Sebagai tindak lanjut dari hasil MAD terakhir yang dilaksanakan pada bulan Mei yang lalu, dimana salah satu rekomendasi MAD bahwa BKAD Kecamatan Tebas segera melaksanakan Penjaringan Pengurus BUM Desa Bersama Kecamatan Tebas yang memang saat ini masih kosong dikarenakan semua Pelaksana Operasional termasuk pegawainya mengundurkan diri.

Minggu, 28 Agustus 2022

Pengembangan BUM Desa Bersama Kecamatan Tebas

 

Jum'at,9 Juli 2021
Kecamatan Tebas
 
Koordinasi bersama BUMDesma Berkah Bersama Kecamatan Tebas..
Koordinasi ini membahas tentang Pemutakhiran Data BUMDesma Berkah Bersama Kecamatan Tebas yang meliputi Laporan Keuangan, Neraca Rugi Laba Dan Perkembangan BUMDesma Tahun 2020.
 
Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid PMD Dinas PMD Kab. Sambas, Kasi dari Dinas PMD Kab. Sambas,TA TTG Kab.Sambas, Ketua BKAD Kec. Tebas, Kasi PMD Kec.Tebas, TPPI Kec.Tebas, dan Pengurus Operasional BUMDesma Berkah Bersama Kecamatan Tebas.
 






 

-------------------------------- 

  • Unit Kompetensi: Melakukan Fasilitasi Pengembangan BUMDes Bersama
  • Dokumentasi: Rapat Koordinasi bersama Pengurus BUMDesa Bersama Kec. Tebas

Musyawarah Antar Desa (MAD) Sosialisasi dan Pembentukan BUMDesa Bersama Kecamatan Tebas

Sambutan sekaligus Pembukaann MAD oleh Camat Tebas

Proses pelaksanaan kegiatan Musyawarah Antar Desa (MAD) tentang Sosialisasi dan Pembentukan BUMDesa Bersama di Kecamatan Tebas. Kegiatan MAD ini dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal    : Kamis, 31 Oktober 2019
Waktu               : Pukul 08.30 - 13.00 Wib
Tempat             : Gedung Serba Guna Tebas

Dibuka oleh Camat Tebas (Marianis, SH, MH)
Yang dihadiri oleh: Camat Tebas, Kapolsek Tebas, Danramil 09 Tebas, Koordinator BPP Kec. Tebas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, APDESI, ABPEDSI, Forsekdesi, TPPI Kecamatan Tebas, TPID Kec. Tebas dan Direktur (Atau Perwakilan) BUMDesa di Kecamatan Tebas (23 Desa)...
 
Hasil dari MAD ini adalah :
  1. Dibentuknya BUMDESA BERSAMA Kec. Tebas dengan Nama "BUMDESA BERKAH BERSAMA"
  2. Penyertaan Modal dari Desa masing-masing Rp. 50.000.000/Desa (Sebanyak 23 Desa)
  3. Dibentuknya Tim Kajian Bumdesa Berkah Bersama:
- Ketua : Hemi Susanto
- Sekretaris : Rudi. M, S. Pd
Anggota :
- Mizan Zainuddin
- Suzarnadi, ST
- Salam
- Aswat
- A. Rafiq
 
Alhamdulillah MAD ini berjalan lancar.. Untuk Selanjutnya Tugas Tim Kajian yang menyusun RKTL dari MAD hari ini. Besar Harapan Masyarakat Kec. Tebas agar Bumdesa Berkah Bersama cepat terwujud dan bisa membantu perekonomian di Kecamatan Tebas..
 
Sosialisasi oleh Tenaga Ahli Kab. Sambas

Forkopimcam bersama Dewan Pengawas, TA, PD dan PLD



Penandatanganan Berita Acara MAD
 
Kemudian sebagai tindak lanjut dari MAD, Tim Penjaringan telah melakukan tahapan penjaringan calon Pengurus BUM Desa Bersama dan kembali dilaksanakan MAD yang ke-2 tentang Penetapan Direktur BUMDesa Bersama "Berkah Bersama" Kecamatan Tebas sebagai berikut:
1. Direktur: A.Rafik
2. Sekretaris: Demang
3. Bendahara: Sudiman
BA Tim Penjaringan


------------------------------------

  • Unit Kompetensi: Melakukan Fasilitasi Pembentukan BUMDesa Bersama
  • Dokumentasi: Pembentukan BUMDesa Bersama Kec. Tebas